Mobil Asli Built Up Banyak Yang Minati

24 Sep 2012

ORANG kaya Indonesia memang gila mobil mewah. Mereka tak segan merogoh uang miliaran rupiah hanya untuk mendapatkan mobil completely built up (CBU). Bagi mereka, yang penting status sosial terjaga, dan tampil lebih keren di jalan raya.

Coba saja tengok ketika beberapa waktu lalu pabrikan mobil Ferrari merilis akan memproduksi seri baru mobil super mewah, F12 Berlineeta. Dalam waktu sekejap, jatah 16 unit yang diberikan untuk Indonesia, langsung habis dibeli orang kaya Indonesia. Padahal, harga sebuah mobil sport ini sekitar Rp 10 miliar.

Makanya, tak heran kalau impor mobil CBU terus meningkat. Pada semester I tahun 2012 ini, nilai impor kendaraan dan komponennya sudah mencapai US$ 4,93 miliar. Ini artinya ada kenaikan sebesar US$ 1,53 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya US$ 3,4 miliar.

“Meningkatnya nilai impor kendaraan bermotor, dipicu melonjaknya permintaan dalam negeri,” kata Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yongkie D. Sugiarto.

Data yang diperoleh dari Gaikindo memperlihatkan, impor CBU selama semester I tahun 2012 naik 31,88% dari 41.646 unit pada periode yang sama tahun lalu menjadi 54.924 unit. Dari jumlah ini, mobil CBU mencapai 52.823 unit.

Gaikindo mencatat, impor CBU terbesar terjadi pada Juni sebanyak 12.543 unit, atau naik 83% dibandingkan bulan yang sama tahun lalu, yang hanya 6.854 unit. “Meningkatnya impor CBU karena permintaan terhadap model baru semakin tinggi,” ujar Jonfis D Fandy, Marketing and After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor.

Itulah kenapa, mobil CBU mudah sekali ditemui di jalan-jalan raya, terutama di Jakarta. Para Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dan distributor, berlomba-lomba mempromosikan mobil CBU terbaru. PT Mercedes Benz Indonesia, misalnya. Pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012, di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, mobil sport terbaru Mercedes-Benz SL 350, ditampilkan.

“Model ini siap merebut hati para pecinta mobil sport Indonesia. Model ini menggambarkan seorang atlet yang tangkas, berotot dan kuat,” kata Direktur Utama dan Kepala Eksekutif Mercedes-Benz Indonesia Claus Weidner.

Model yang merupakan generasi keenam SL-Class ini menggunakan bodi aluminium ringan sehingga bobotnya hanya 120 kg. Mobil ini, kata Weidner, bisa menghemat bahan bakar hingga 29%. Mau tahu harganya? “Hanya” Rp 2 miliar lebih.

Tak mau kalah, BMW pun meluncurkan produk terbarunya, yakni BMW Seri-7. Kendaraan terbaru ini juga diperkenalkan dalam IIMS 2012. “Model ini hadir lebih elegan, sporty, mewah, nyaman dan dilengkapi teknologi BMW paling mutakhir,” kata Ramesh Divyanathan, Presiden Direktur BMW Indonesia.

Mobil yang dibandrol Rp 1,9 miliar ini, mengadopsi teknologi Efficient Dynamics. Dengan teknologi ini, mobil menjadiirit bahan bakar, hanya 1 liter per 12,7 km dan emisi CO2 sangat rendah, 184 gram per km.

BMW sudah begitu akrab di mata orang-orang kaya Indonesia. Penjualan mobil asal Jerman di Indonesia ini terus meningkat. Hingga Agustus 2012 saja, sudah terjual sebanyak 1.376 unit. Padahal periode yang sama tahun lalu, hanya 977 unit.

BMW X1 adalah yang paling banyak dibeli orang kaya Indonesia. Kenaikannya sampai 200%, disusul kemudian BMW Seri-5 naik 68%, dan BMW X3 naik 48%.

Laris Manis

Rolls Royce juga menjadi incaran. Dalam pameran Perayaan 100 Tahun Rolls Royce yang digelar di Pasific Place, Jakarta, beberapa waktu lalu, lima unit mobil asal Inggris ini habis terjual. Orang-orang berduit itu membeli Rolls-Royce Phantom Saloon Centenary dan Rolls-Royce Phantom Drophead. Padahal harga satu unit Rolls-Royce Phantom Saloon Centenary sebesar Rp 14 miliar.

Seakan tak mau ketinggalan, mobil Maserati asal Italia juga ikut bersaing di pasar mobil premium. Lewat PT Tiara Cahaya Otomotif, mereka memasarkan Maserati Quattroporte di segmen sedan premium, Maserati Gran Turismo di segmen sedan sport empat kursi, dan Maserati GranCabrio untuk sedan sport, dan Maserati Stradale di segmen sedan sport dua kursi.

Mobil-mobil itu dijual dengan harga Rp 2,9 miliar sampai Rp 3,7 miliar off the road. Untuk menarik pembeli, konsumen akan diberikan keleluasaan memilih warna serta interior yang diinginkan.

Pendek kata, mobil CBU yang langsung didatangkan dari negeri asalnya, laris manis di sini. Lihat saja saat Audi Q3 diluncurkan Juni lalu, sebanyak 30 unit telah dipesan konsumen.

Jadi, tak salah kalau orang kaya Indonesia gila mobil CBU yang mewah.

Selengkapnya, artikel ini bisa disimak di majalah InilahREVIEW edisi ke-04 tahun II, yang terbit Senin, 24 September 2012.
Sumber Inilah.com - Visit Rental Mobil Pekanbaru


TAGS


-

Author

Follow Me